Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

Bebaskan Bahasa dari Belenggu Kuasa

Gilang A Aziz
Suara Karya, 12 Jan 2013

Pada mula pemahaman, bahasa adalah alat komunikasi. Tak lebih hanya sebagai medium menyam-paikan pesan komunikator kepada komunikan. Setelah didekonstruksi, bahasa ternyata menjelma juga sebagai alat kuasa. Jurgen Habermas (1967) mengatakan: language is also a medium of domination and power/bahasa juga sarana dominasi dan kekuasaan.

Memahami Spesifikasi Fiksi Ilmiah

Herry Firyansyah
Suara Karya, 26 Jan 2013

ISTILAH fiksi ilmiah yang terbentuk dari dua kata paradoks dapat dijelaskan demikian : Fiksi adalah cerita prosa yang berdasarkan imajinasi atau angan-angan penulisnya. Ilmiah berarti bersifat ilmu pengetahuan. Unsur ilmu pngetahuan dalam hal ini masih berupa gagasan, belum terwujud dalam kenyataan.

Tenas Effendy, Gudang Pantun Melayu Riau

UU Hamidy
Riau Pos, 13 Jan 2013

1. Pengarang Sejarah Lokal

Nama Tenas Effendy agaknya tidak asing lagi bagi sebagian besar kalangan terpelajar di Riau. Dan hampir dapat dipastikan sudah dikenal dengan baik oleh puak Melayu daerah Siak, serta lebih-lebih di Pelalawan —daerah kelahiran dan bekas kerajaan tempat tokoh ini dibesarkan. Jika Tenas Effendy mengunjungi kawasan puak Melayu Petalangan di Kecamatan Pangkalankuras Kabupaten Pelalawan, ia akan diperlakukan bagaikan pembesar oleh anak negeri Melayu Petalangan tersebut.

Super Reader dan Konvensi Sastra

M. Taufan Musonip
Lampung Post, 13 Jan 2012

SEBENARNYA kualitas sastra dipengaruhi pembacaannya. Nilai yang dibentuk pembacaan membentuk semacam konvensi. Konvensi itu sifatnya harus beragam, oleh karenanya saling bertanding dan menyempurnakan. Pada konvensi apakah karya sastra Indonesia digantungkan kualitasnya?

Bermain dan Belajar Kearifan Lokal

Ratu Selvi Agnesia
Jurnal Nasional, 6 Jan 2013

Komunitas Hong mengajak anak-anak untuk mencoba berbagai permainan khas tradisional Nusantara yang sarat nilai filosofis.

Kata “Hong” diambil dari permainan hong-hongan atau petak-umpat, sedangkan dalam pengertian harafiah bahasa Sunda (Jawa Barat) artinya “bertemu”. Maka dalam Komunitas Hong yang berdiri sejak tahun 2003 itu, yang utama adalah mempertemukan anak-anak bersama dalam dunia bermain, dengan alam, dan bersama nilai lokal. Hingga ada pengamat yang menyebut Komunitas Hong adalah “pusat kajian mainan rakyat”.

Sejarah nama Indonesia

id.wikipedia.org

Catatan masa lalu menyatakan kepulauan di antara Indocina dan Australia beraneka nama. Kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Catatan kuno di India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), yang diturunkan dari kata bahasa Sanskerta dwipa (pulau) lalu antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama diculik Rahwana sampai Suwarnadwipa (Pulau Emas, diperkirakan Pulau Sumatera) terletak di Kepulauan Dwipantara.

Ruang-ruang Mengabadikan

Judul: Ruang-ruang Mengabadikan
(Interpretasi puisi Nurel Javissyarqi yang bertitel
"Ruang-ruang Mengabadikan" dalam "Kitab Para Malaikat")
Karya Lukisan: Andry Deblenk
Tahun: 2013
Ukuran: A4
Media: Crayon on Paper

Mars Pemulung

Interpretasi puisi "Mars Pemulung" karya Malkan Junaidi
Karya Lukisan: Andry Deblenk
Tahun: 2013
Ukuran: A4
Media: Crayon on Paper

PUstakapuJAngga.com

Sastra-Indonesia.com