Langsung ke konten utama

Postingan

Wajah Kesusastraan Kita

Alunk Estohank* koran Minggu Pagi
Wajah kesusastraan kita tengah mengalami perubahan yang sangat signifikan, apalagi dengan dibukanya pasar bebas atau yang sering kita sebut sebagai MEA. Dengan dibukanya MEA bukan hanya persoalan gaya hidup yang menjadi ancaman manusia modern namun agama dan kepercayaan pun menjadi ancaman yang cukup serius. Jika agama dan kepercayaan manusia sudah hancur maka secara otomatis cara pandang manusia modern juga akan rusak, apabila cara pandang sudah rusak maka apa saja yang berkenaan dengan pemikiran juga akan rusak.
Postingan terbaru

Tentang Teknik Puisi Goenawan Mohamad

Ribut Wijoto beritajatim.com 13 Okt 2017  
Pada Puisi, Goenawan Mohammad selalu mengusung tema pahit getir kehidupan manusia. Sebuah ironi, sebuah absurditas, sebuah misteri, keniscayaan, ambiguitas, orang-orang gagah yang gagal.

Di sini, pada puisi Goenawan Mohamad, bekerja kinerja tafsir. Penyair menafsirkan fakta (kenyataan), menafsirkan kehidupan, menafsirkan perjalanan kisah seseorang.

NH Dini yang Terus Berkarya; Intip Kontribusinya bagi Dunia Sastra Indonesia

Yashinta Difa
Pos Kupang, 8 Nov 2017

Seorang perempuan tersenyum bahagia saat namanya diundang naik ke panggung untuk menerima penghargaan prestasi seumur hidup (lifetime achivement award) dari penyelenggara Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2017 di Bali, pekan lalu.

Dibantu oleh putra yang menuntunnya, perempuan yang memakai kebaya putih dipadu bawahan kain batik hijau muda itu melangkah perlahan-lahan ke panggung, berdiri di belakang mikrofon yang telah disediakan untuknya.

PUstakapuJAngga.com

Sastra-Indonesia.com